YAHUKIMO, (tabloidbodapost.com) – Ketua Pengadilan Negeri Wamena Hirmawan Agung, SH,MH, secara resmi melantik dua Pimpinan Dewan perwakilan Rakya Kabupaten (DPRK) periode 2024-2029 Kabupaten Yahukimo dilantik secara resmi dalam rapat paripurna yang berlangsung di Aula kantor DPRK Kabupaten Yahukimo pada Senin (24/11/2025).
Pelantikan ini bertujuan memperkuat peran DPRK dalam melaksanakan tugas legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi mendukung pembangunan daerah.
Pelantikan tersebut menetapkan Son Pahabol, S.IP dari Partai NasDem sebagai Ketua DPRK Kabupaten Yahukimo periode 2024-2029, Mingkituk Kobak, S.Si dari Partai Perindo sebagai Wakil Ketua I, sedangkan Wakil Ketua II akan menyusul pelantikannya setelah menyelesaikan masalah internal partai.




DPRK Kabupaten Yahukimo
Pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Nomor.100.3.3.1/262/2025 tentang Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua DPRK Kabupaten Yahukimo, surat yang dibacakan oleh Sekretaris DPRK Kabupaten Yahukimo, Nelson Pahabol, M.Si.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH.MH, menyampaikan pesan penting dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam menciptakan peraturan yang efektif, terutama terkait pelayanan kepada masyarakat 51 distrik dan 517 desa di Kabupaten Yahukimo. Bupati menekankan pentingnya APBD induk dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersyukur. Ia menyoroti bahwa di daerah lain, efisiensi anggaran menyebabkan pengurangan jabatan, namun Kabupaten Yahukimo tetap mampu menerima 900 pegawai baru.
“Kita harus terus bersyukur kepada Tuhan bahwa di daerah lain ada pengurangan jabatan, bahkan penghilangan asisten. Di sini, kita tetap efisien tetapi mampu menerima 900 pegawai baru. Ini berkat MCB kita baik, DAU kita naik tinggi, dan Otsus kita juga naik tinggi,” ungkapnya.
Ia mengajak mahasiswa dan seluruh masyarakat untuk melihat hal-hal positif dan menghentikan politik hasut, provokasi, dan ujaran kebencian.
“Hentikan semua politik hasut menghasut, politik provokasi. Mari kita siapkan tenaga dan energi untuk tahun politik akan datang. Jangan ada lagi provokasi sana-sini, karena itu bukan provinsial sejati, melainkan politisi murahan,” tegasnya.
“Amanah untuk memperjuangkan suara rakyat, menyusun kebijakan yang berpihak pada kepentingan umum, serta mengawal jalannya pemerintah daerah secara transparan dan bertanggung jawab,” kata Bupati Yahukimo.
Didimus Yahuli juga mengingatkan bahwa mengurus 12 suku di wilayah seluas 17.500 km persegi bukanlah hal yang mudah. Ia meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk bekerja.
“Ada masa menanam, ada masa menuai. Sekarang adalah waktunya bekerja. Hargai apa yang telah kita kerjakan di sini. Khusus untuk mahasiswa, belajarlah dengan baik. Persiapkan diri dengan semua yang ada, agar kelak dapat menjadi pemimpin yang lebih baik,” pesannya.
Ia juga mengklarifikasi video yang beredar terkait manuver yang dianggap fatal dan frontal, serta mengingatkan agar anak-anak tidak bersikap demikian kepada orang tua.
Di akhir sambutannya, Didimus Yahuli menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan berharap sidang APBD (tahun anggaran) dapat berjalan lancar dengan masukan dari pihak TAPD.
“Tentunya, sebagai lembaga yang mewakili rakyat, kami akan tetap mengawal proses pemerintahan yang sedang berjalan. Ini adalah kewajiban kami,” ujarnya lagi.
Ia menambahkan di Kabupaten Yahukimo tahun 2026 pemerintah akan membangun fasilitas Rumah Sakit tipe C untuk mengatasi dan menekankan pentingnya menyelamatkan pasien, oleh karena itu penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan secara realistis. Ia juga meminta DPRK untuk berperan aktif dalam proses penetapan dan perubahan APBD berdasarkan data yang akurat agar target pendapatan dapat tercapai.
Bupati menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan APBD. Ia mengingatkan bahwa pelaksanaan anggaran harus sesuai aturan hukum untuk menghindari masalah pembayaran di akhir tahun anggaran.
Dalam konteks tata kelola pemerintahan, Yahuli mendorong peningkatan komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, harmonisasi dan kerja sama yang solid akan menciptakan roda pemerintahan yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Yahukimo.(Yonathan Itlay)





