Targetkan Menang Pemilu Nasional dan Lokal
Jayapura – Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Golkar Kota Jayapura yang digelar Sabtu, 21 Februari 2026, di Hotel Grand Tabi Entrop, Distrik Jayapura Selatan, resmi menetapkan Abisai Rollo sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Jayapura periode 2026–2031.
Musda yang dihadiri para pemilik suara, ratusan kader, serta simpatisan Partai Golkar tersebut berlangsung penuh semangat konsolidasi dan soliditas. Terpilihnya kembali Abisai Rollo untuk ketiga kalinya memimpin Golkar Kota Jayapura menjadi catatan sejarah tersendiri dalam dinamika politik Partai Golkar di Papua.
Dalam keterangannya kepada awak media, Abisai Rollo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
“Jika melihat AD/ART, seharusnya ketua DPD menjabat dua periode. Namun puji Tuhan, seluruh pemilik suara kembali mempercayakan amanah ini kepada saya. Ini bukan untuk dibanggakan, tetapi menjadi tanggung jawab besar untuk membesarkan partai secara kolektif,” ujar ABR.
Sebagai Wali Kota Jayapura dan juga Ondoafi besar Kota Jayapura, ABR menegaskan komitmennya menjaga soliditas partai. Ia memastikan kepemimpinan Golkar tetap kokoh dan tidak akan goyah.
“Golkar harus tetap seperti pohon beringin yang rindang dan kuat. Palu kepemimpinan tetap berada dalam genggaman Golkar,” tegasnya.
ABR juga menegaskan bahwa setelah Musda, pihaknya akan segera membentuk kepengurusan baru dan melakukan konsolidasi menyeluruh hingga tingkat distrik dan kampung.
“Kita tidak hanya kuat di struktur, tetapi juga harus hadir dalam kerja nyata di tengah masyarakat. Golkar harus benar-benar menjadi rumah besar rakyat Kota Jayapura,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Biro Komunikasi, Media dan Penggalangan Opini DPD I Partai Golkar Provinsi Papua, Hendrik Yance Udam (HYU), menilai kembalinya ABR memimpin Golkar Kota Jayapura untuk ketiga kalinya merupakan bukti kematangan dan rekam jejak politik yang paripurna.
“Dalam sejarah politik Golkar di Papua, hanya Pak ABR yang mampu memimpin DPD II hingga tiga periode. Ini menunjukkan kapasitas, pengalaman, dan kepercayaan kader terhadap beliau,” ujar HYU saat dihubungi melalui telepon, Minggu (22/2/2026).
HYU bahkan menyebut terpilihnya ABR sebagai bagian dari “catur politik sukses” Ketua DPD I Partai Golkar Papua, Matius Derek Fakhiri (MDF), dalam strategi besar memenangkan Pemilu Nasional 2029 dan Pemilu Lokal 2031.
“Kota Jayapura adalah barometer politik di Papua karena memiliki jumlah DPT besar. Jika Golkar solid di ibu kota provinsi, apalagi ketuanya adalah wali kota aktif, maka peluang Golkar untuk memenangkan Pileg, Pilkada, hingga Pilpres 2029 dan 2031 sangat terbuka lebar,” tegas HYU.
Ia menambahkan, sejumlah kepala daerah di Papua yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar di wilayahnya masing-masing merupakan bagian dari desain strategi politik MDF untuk ‘menguningkan Papua’.
Menurut HYU, MDF tidak hanya dikenal sebagai politisi berpengalaman, tetapi juga memiliki jejaring kuat sebagai mantan perwira tinggi Polri.
“Pak MDF adalah figur strategis. Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki, beliau akan membawa Golkar Papua semakin diperhitungkan, baik di tingkat regional maupun nasional. Targetnya jelas: Golkar menang, dan MDF melanjutkan kepemimpinan sebagai Gubernur Papua dua periode,” pungkas HYU penuh optimisme.
Dengan soliditas yang terus diperkuat dari Kota Jayapura hingga kabupaten/kota lainnya, Partai Golkar Papua kini bersiap menatap kontestasi politik mendatang dengan percaya diri dan strategi yang semakin matang,” tutup HYU (*)





