Kepala Suku Byak Menyesalkan Kelompok Gadungan Adat Bentukan Pemerintah Melalui TNI

Kelompok Gadungan Adat Biak Supiori

Biak, tabloidbodapost.com – Kepala Suku Byak, Sinan Appolos Sroiyer menyesalkan sikap orangtua orangtua Biak- Supiori yang tergabung dalam kelompok adat bentukan pemerintah melalui TNI.

Melalui pesan singkatnya ke meja redaksi, Manfun Kawasa Byak mengatakan para orangtua tua Biak Supiori yang menamakan diri Kelompok adat selalu difasilitasi oleh Pemerintah melalui TNI untuk menikmati fasilitas pemerintah, termasuk uang.

Oleh karena itu dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat hukum adat Byak maupun Papua agar tidak dengan mudah memberi ijin kepada siapapun untuk menggunakan tanah adatnya dalam kepentingan apapun apalagi sampai bersedia menjadi kelompok adat gadungan.

“Kelompok gadungan adat bentukan pemerintah melalui TNI selalu di fasilitasi untuk menikmati fasilitas Pemerintah termasuk uang”kata Sroiyer.

Manfun Kawasa Byak, Apolos Sroijer menyebutkan bahwa para orangtua ini tidak memikirkan masa depan anak cucunya, tetapi hanya memikirkan perut sendiri.
Kelompok adat gadungan ini juga bekerja melobi Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua untuk memberi respon atas pembentukan. Batalyon di Biak dan Supiori.

Masyarakat Adat telah menolak tanah yang sedikitnya dipake untuk kepentingan Pemerintah melalui TNI, tetapi para orangtua ini bersikeras untuk tetap memberi iji. pembentukan batalyon dengan menggunakan tanah masyarakat hukum adat.

Dirinya meminta kelompok gadungan adat bentukan pemerintah melalui unsur TNI untuk kembali ke jalan yang benar demi masa depan anak cucu mereka dan Suku Biak.
“Saya minta pa Mandibondibo, Yosep Korwa,Stevanus Sarakan, Essau Baab, David Rumansara,Zeth Makmaker dan Bernard Rejauw untuk kembali ke jalan yang benar demi masa depan anak cucu Suku Biak, karena tanah Biak dan Supiori sangat sedikit,” pintahnya.(editor:admin boda/simonb)





Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *