Bataskota, tabloidbodapost.com.- sebanyak 25 Kelurahan di Kota Jayapura Provinsi Papua tidak punya bangunan Koperasi Merah Putih lantaran tidak tersedia lahan.
Hingga satu tahun setengah ini, program Koperasi Kampung Kelurahan Merah Putih (K3MP) dari Presiden Probowo Subianto berlangsung, 25 kelurahan ini belum bisa membangun bangunan koperasi.
Meskipun pengurus dan pengawas Koperasi Kampung Kelurahan Merah Putih di 25 Kelurahan ini sudah terbentuk sejak bulan Mareth 2025.
Kepala Kelurahan Hedam, Yulianus Mandowen,SE saat ditemui di ruang kerjanya, Senin,6/7, membenarkan kalau Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahannya salah satu dari 25 Koperasi di Kota Madya Jayapura yang tidak memiliki bangunan koperasi.

Kepala Kelurahan Hedam Distrik Heram Kota Jayapura Papua, Yulianus Mandowen,SE yang juga bertindak sebagai pengawas KKDMP
Dikatakan, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan yang dirinya pimpin sejak terbentuk bulan Mareth 2025 sampai sekarang belum ada bangunan Kantor Koperasinya, walaupun sudah terbentuk pengurus dan pengawas .
“koperasi ini secara legal sudah kami bentuk pada bulan Mareth 2025 lengkap dengan pengurus dan pengawas, tetapi juga dengan akte notaris , tetapi bangunan kantor yang sampai hari ini belum dibangun karena terkendala lahan atau areal tanah,” kata Yulianus Mandowen,SE.
Menurutnya, kendala utama tidak dibangunnya bangunan koperasi adalah karena tidak tersedia lahan yang memadai untuk pembangunan bangunan kantor yang include dengan minimarket dan gudang.
Apalagi, lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan kantor yang incluede dengan minimarket dan gudang, sudah tentu membutuhkan cakupan luasan yang memadai.
“lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan bangunan koperasi itu membutuhkan 100 X 100 atau 1 Ha, sehingga sampai sekarang belum bisa dibangun,” jelasnya.
Walaupun kata mantan staf di Dinas Pekerjaan Umum Kota Jayapura ini, Pemerintah Daerah Kota Jayapura tidak memiliki cadangan tanah atau lahan di setiap kantor kelurahan maupun tempat umum lainnya.
Oleh karena itu, untuk menjawab kebutuhan itu, dirinya mengambil langkah menyediakan satu ruangan di kantor kelurahan untuk dijadikan ruang kerja Kantor Pengurus Koperasi dengan status terbatas.
Artinya, meja 1 unit, kursi 1 unit, sedangkan komputer dan lainnya tidak ada, termasuk untuk pengawas maupun managernya.
Berikut pengurus dan Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih Kelurahan Hedam, Distik Heram Kota Madya Jayapura Provinsi Papua tahun 2025-2030.(
Sementara itu salah satu anggota Tim Monitoring Pembentukan Koperasi Kelurahan dan Kampung Merah Putih di Provinsi Papua Jovvan Mangge,SE,M.Si mengatakan dari monitoring yang dilakukan terhadap 800 lebih kampung yang ada di Provinsi Papua, hanya baru 10 Koperasi yang mempersiapkan diri membangun bangunan koperasinya.
Sepuluh koperasi ini diantaranya 4 di kabupaten Keerom, 3 di Kota Jayapura dan 3 di Kabupaten Jayapura.
“Dari 900san lebih kampung di Provinsi Papua, hanya 10 Koperasi yang sudah dan sedang dibangun bangunannya oleh PT Agrinas bekerjasama dengan Kodim masing masing Kabupaten,”kata Jovvan Mangge,SE,M,Si.
Ditanya soal peran Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Papua sebagai embrio berdirinya sebuah Koperasi yang turut memberi andil pada pendirian hingga pembinaan koperasi Kampung dan Kelurahan Merah Putih di Provinsi Papua Jovvan menjelaskan bahwa peran Dinas Koperasi hanya mengawasi dan memonitor pembentukan dan pembangunan bangunan yang telah menjadi kewenangan dari PT Agrinas yang bekerjasama dengan pihak Kodam melalui Kodim.
Dinas Koperasi Provinsi hanya memantau dan memonitor pembentukan dan pembangunan bangunan fisik dan tidak mencampuri urusan internal, termasuk pembangunan fisik dan pengurusnya,” ujarnya.
Sementara itu dari pantauan tabloidbodapost.com di sejumlah kampung di Provinsi Papua seperti kabupaten Biak Numfor, 3 koperasi kampung Merah Putih juga di bangun di tiga distrik.
Diantaranya Distrik Warsa di bangun di kampung Karuberik, Distrik Yawosi di bangun di Kampung Yobdi, Distrik Biak Utara di bangun di Kampung Warsansan.
Sedangkan di beberapa kampung dan kelurahan di kabupaten lain di Provinsi Papua mengalami kondisi yang sama seperti daerah lain, terutama di Kota Jayapura yang terkendala masalah lahan. (timliputan/simonb)
- Koperasi Merah Putih Kelurahan Hedam Distrik Heram Kota Jayapura :
Pengawas :
1. Yulianus Mandowen,SE (Ketua merangkap anggota
2. Semuel Deda ( anggota )
3. Anang Budiono ( anggota )
Pengurus :
1. Ketua : Yonathan Pinoa, SE
2. Wakil ketua : Laikaran
3. Sekretaris : Endung
4. Wakil Sekretaris :
5. Bendahara : ibu Kaiway
2. Koperasi Merah Putih Kampung: “Karuberik” Distrik Warsa Kabupaten Biak Numfor
Pengawas :
- …………………………
- …………………………
- ………………………….
Pengurus :
- Ketua : Yosep Krisifu
- Wakil Ketua :
- Sekretaris :
- Wakil Sekretaris :
- Bendahar :





